sbobet mobile, sbobet wap Sbobet judi online Maxbet,Judi Poker,Agen Bola,Judi Bola,Agen Sbobet

Agen Bola Berlomba-lomba Mendapatkan Etienne Capoue

Berlomba-lomba Mendapatkan Etienne Capoue

Berlomba-lomba Mendapatkan Etienne Capoue

Agen Bola РBanyak tim-tim Eropa menunjukkan ketertarikan  terhadap Etienne Capoue beberapa tahun belakangan, dan ketertarikan mereka seolah-olah mendapat gayung bersambut, menyusul besarnya peluang Etienne untuk hengkang dari Stadium Municipal musim depan.

Meskipun manajer Toulouse Alain Casanova berkeinginan untuk tetap memelihara hubungan yang harmonis dengan Tienne, yang terlihat dari perekrutan Tienne oleh le Tefece sejak masih remaja, kondisi keuangan klub memaksa Casanova untuk melego sang pemain bintangnya. Capoue, yang ikut membela timnas Prancis, memang sedang naik daun belakangan ini; dan mengingat umurnya yang masih 25 tahun, dia mempunyai masa depan dan karir yang cemerlang. Tawaran mulai bermunculan dari Liga Primer Inggris, dengan Manchester United menunjukkan ketertarikan untuk menggunakan jasa gelandang bertahan ini, yang sebelumnya santer dikaitkan dengan Arsenal. Red Devil akan berkompetisi dengan Atletico Madrid untuk mendapatkan tandatangannya, dan kabarnya PSG juga mulai menunjukkan ketertarikan.

Capoue adalah tipe pemain yang tepat untuk menjaga lini belakang, dapat terjun membantu pertahanan bila diperlukan, namun dia juga mencatatkan gol musim lalu, dan menyelesaikan musim dengan torehan 7 gol. Dia adalah kunci dari permainan Toulouse; baik fans maupun klub sangat khawatir dengan rencana kepergiannya. Pemain berpostur tinggi ini mendikte permainan dari belakang lapangan saat membela Toulouse, mencatatkan sepuluh umpan lebih banyak dari rekan-rekannyq, dengan angka 63,9 umpan tiap laga. Angka tersebut kedua terbaik di Ligue 1, hanya dikalahkan oleh Florent Balmont dari Lille. Hal ini menunjukkan seberapa besar ketergantungan Toulouse kepada bintangnya dalam hal membangun kreativitas.

Capoue bukanlah tipe pemain yang menghindari kontak fisik; dia selalu penuh dengan aksi di lapangan, menggunakan keunggulan fisiknya untuk mempertahankan penguasaan dan merebut bola dari lawan. 2,4 teklingnya tiap laga pasti akan memancing perhatian klub-klub besar, dan 2,6 intersepnya tiap laga menunjukkan kemampuannya dalam membaca permainan dan mematahkan serangan-serangan lawan. Bukan kebetulan tentunya, sejak Capoue bergabung dengan Toulouse di musim 2008/2009, tidak ada tim-tim elit Ligue 1 yang kebobolan lebih sedikit daripada Toulouse (180), meskipun selama 5 musim terakhir Toulouse hanya mampu finis di peringkat 9. Toulouse merupakan tim yang sulit untuk ditaklukkan, dan sebagai tameng bagi empat bek di belakangnya, peran Capoue sangatlah vital. Dengan kemampuan yang dimilikinya maka tidak mengherankan banyak klub yang tertarik dengan dirinya. Agen Bola